Graha Pena Gunadarma

Teknik Analisis Masalah: Affinity Diagram

January 7th, 2015 | by | in Manajemen | 3 Comments

Affinity diagram adalah penataan hasil curah pendapat (brainstorming) yang digunakan untuk menghasilkan, mengelola, dan mengkonsolidasikan informasi mengenai produk, proses, isu rumit, atau masalah. Ide yang muncul dikelompokkan berdasarkan persamaan atau kemiripannya. Metode ini mengumpulkan data yang besar seperti ide, opini, atau topik, serta mengelompokannya sesuai keterkaitan alami antar ide, opini, dan topik tersebut. Affinity diagram dapat digunakan untuk: (a) Mengambil tema umum dari sejumlah besar informasi; (b) Menemukan hubungan antara berbagai ide atau informasi yang belum terlihat sebelumnya; serta (c) Mendiskusikan akar  penyebab dan solusi masalah.

Proses afinitas merupakan cara yang baik untuk mendorong karyawan untuk bekerja secara kreatif dalam  menangani topik-topik yang sulit. Hal ini dapat diterapkan pada situasi yang tak dikenal atau belum dikaji sebelumnya oleh tim, atau pada keadaan yang membingungkan atau tidak teratur. Contohnya, ketika orang-orang yang mempunyai pengalaman yang berbedabeda membentuk tim atau kelompok kerja, atau ketika angggota kelompok kerja tidak memiliki pengetahuan yang lengkap mengenai bidang yang akan dianalisis. Proses afinitas dapat diterapkan dalam pengelompokan risiko yang mempunyai tingkat kemiripan sehingga dimasukan dalam satu kategori, misalnya risiko tingkat bunga dan risiko saham masuk dalam satu kelompok risiko yaitu risiko pasar keuangan.

Teknik Analisis Masalah lainnya:

Five Ways dan Force Field Analysis

Tulisan Dengan Topik Terkait

Ditulis Oleh

Budi Hermana → Dosen Universitas Gunadarma http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/bhermana

Lihat semua tulisan dari

Website : http://bhermana.staff.gunadarma.ac.id

3 Responses to “Teknik Analisis Masalah: Affinity Diagram”

Leave a Reply